Ketika mendengar jurusan Sistem Informasi, banyak orang langsung membayangkan mahasiswa yang setiap hari berkutat dengan coding, debugging, dan deretan syntax yang rumit. Padahal, dunia Sistem Informasi jauh lebih luas dari sekadar pemrograman.

Di balik aplikasi dan website yang nyaman digunakan, ada banyak peran penting selain programmer. Salah satunya adalah UI/UX, bidang yang berfokus pada bagaimana sebuah produk digital terlihat menarik sekaligus nyaman digunakan oleh pengguna.

Saat ini, perusahaan digital tidak hanya mencari orang yang bisa membuat aplikasi berjalan, tetapi juga orang yang mampu membuat aplikasi tersebut mudah dipahami dan menyenangkan untuk digunakan.

 

Apa Itu UI dan UX?

UI (User Interface) adalah bagian visual dari sebuah aplikasi atau website, seperti warna, tombol, layout, ikon, dan tampilan halaman. Sementara UX (User Experience) berfokus pada pengalaman pengguna saat menggunakan produk digital tersebut. Sederhananya, UI membuat aplikasi terlihat menarik, sedangkan UX membuat aplikasi terasa nyaman digunakan.

Keduanya saling berkaitan. Tampilan yang bagus tetapi membingungkan tetap akan membuat pengguna tidak nyaman. Sebaliknya, aplikasi yang mudah digunakan tetapi tampilannya kurang menarik juga bisa membuat pengguna cepat bosan. Karena itu, UI/UX menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan sebuah produk digital di era sekarang.


Kenapa Anak Sistem Informasi Cocok di Bidang UI/UX?

Banyak orang mengira UI/UX hanya cocok untuk anak desain atau seni. Padahal, mahasiswa Sistem Informasi juga memiliki keunggulan besar di bidang ini. Mahasiswa Sistem Informasi biasanya tetap mempelajari dasar coding, analisis sistem, database, dan alur pengembangan aplikasi. Pengetahuan tersebut membuat mereka tidak hanya memikirkan tampilan desain, tetapi juga memahami bagaimana desain tersebut akan diterapkan oleh developer nantinya.

Inilah yang menjadi pembeda antara UI/UX dari latar seni dan UI/UX dari Sistem Informasi. Anak Sistem Informasi cenderung lebih memahami hubungan antara desain, sistem, dan kebutuhan teknis aplikasi.

Misalnya, saat membuat desain aplikasi, mahasiswa Sistem Informasi biasanya akan mempertimbangkan:

  • Apakah desain tersebut realistis untuk dikembangkan?
  • Apakah alur pengguna sesuai dengan proses sistem?
  • Apakah fitur yang dirancang dapat berjalan dengan efisien?

Kemampuan memahami desain sekaligus teknologi inilah yang saat ini sangat dicari di dunia kerja.

 

UI/UX Semakin Dibutuhkan di Era Digital

Saat ini hampir semua perusahaan membutuhkan aplikasi atau website yang nyaman digunakan. Mulai dari e-commerce, mobile banking, aplikasi transportasi online, hingga website pendidikan, semuanya membutuhkan UI/UX yang baik.

Sebuah aplikasi dengan fitur lengkap belum tentu disukai pengguna jika tampilannya membingungkan. Karena itu, UI/UX bukan lagi sekadar mempercantik desain, tetapi juga membantu menyelesaikan masalah pengguna melalui pengalaman digital yang lebih baik.

Hal ini membuat peluang karier di bidang UI/UX semakin luas. Mahasiswa Sistem Informasi dapat berkembang menjadi:

  • UI Designer
  • UX Researcher
  • Product Designer
  • Interaction Designer
  • Product Manager

Bidang ini cocok untuk mahasiswa yang kreatif, suka menganalisis kebutuhan pengguna, dan tertarik dengan dunia teknologi tanpa harus fokus menjadi programmer penuh.


Masuk jurusan Sistem Informasi tidak selalu berarti harus menjadi programmer. Ada banyak bidang lain yang bisa ditekuni, salah satunya UI/UX yang menggabungkan kreativitas dan teknologi.

Di Universitas Dinamika, mahasiswa Sistem Informasi tidak hanya belajar coding, tetapi juga memahami desain, analisis sistem, dan cara merancang solusi digital yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Hal ini membuat mahasiswa memiliki peluang lebih luas untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya, termasuk di bidang UI/UX.